Setelah simpang siur di berbagai forum di dunia maya, akhirnya Gigabyte memberikan sedikit sneak peek terhadap mothreboard terbarunya, Gigabyte X58A-OC.
Dari namanya pun kita dapat menduga target market dari motherboard ini. Akhirnya ada sebuah motherboard yang memang didesign oleh overclocker untuk overclocker. Mengapa masih menggunakan chipset X58 Ternyata masih banyak overclocker yang masih setia menggunakan chipset ini walau chipset seri 6 telah hadir. Seperti apakah motherboard ini ? Mari kita intip bersama.
Mengusung color scheme orange-hitam membuat motherboard terlihat mencuri perhatian. Sebuah board yang memang tidak ditujukan untuk ditaruh di dalam casing.
Jika Anda perhatikan gambar motherboard ini, ada beberapa yang hal yang bisa dicermati :
- 4 Slot PCI Express
- 6 Slot memory
- Berbagai tombol onboard untuk mengatur kinerja on-the-fly
- Menggunakan konektor daya 2 x 8 Pin dan dua buah konektor daya SATA untuk tambahan daya
- Post Code reader
Untuk backplate terlihat minim, tetapi cukup untuk memenuhi kebutuhan para overclocker.
Untuk urusan storage diserahkan kepada delapan konektor SATA, dua diantaranya merupakan SATA3
Motherboard ini memiliki beberapa featuire yang akan sangat berguna bagi para overclocker. Fitur apa sajakah itu ? Mari kita cermati bersama.
1. OC-VRM
Daya yang mampu ditampung oleh motherboard ini tentunya lebih dari cukup, mengingat penggunaan dual 8pin power yang mendukung sampai 720A (1500w).
Di bawah heatsink, Gigabyte menggunakan driver MOS chip yang mampu menangani sampai 600A (1200W) melalui 12 phase yang dipakai oleh motherboard ini.
PWM frekuensi switch berguna untuk menyesuaikan dengan load yang dibutuhkan oleh processor dan memastikan kestabilan processor diberbagai macam beban pekerjaan.
2. OC-TOUCH
Sebuah motherboard overclock takkan lengkap tanpa onboard switch. Tombol-tombol ini memberikan kemampuan untuk mengontrol setting motherboard tanpa harus masuk ke dalam BIOS atau pun menggunakan software khusus. Selain menyediakan tombol untuk mengontrol langsung multiplier dan frekuensi CPU, terdapat pula tombol yang akan langsung menaikkan frekuensi kerja CPU ke 4 GHz dengan satu sentuhan.
Selain itu, tersedia juga voltage check point untuk mengukur berbagai tegangan motherboard dengan menggunakan multi tester. Fasilitas standard seperti POST reader, tombol power dan reset switch sudah pasti tersedia.
3.OC-PEG
Untuk memenuhi kebutuhan daya yang digunakan pada saat overclock menggunakan multiple graphic card maka disediakan dua konektor daya tambahan dalam bentuk konektor daya SATA. Penempatan konektor ini pun diletakkan di posisi bawah motherboard sehingga tidak mengharuskan pengaturan kabel yang rumit.
4.OC-COOL
Motherboard ini memiliki design heatsink baru yang memungkinkan untuk pendinginan secara menyeluruh bagi bagian-bagian motherboard. Selain itu, tersedia juga tujuh konektor 4 Pin untuk memasang kipas tambahan. Masing konektor ini dapat dikendalikan secara independen dari dalam BIOS.
5.OC-Dual BIOS
Dual BIOS merupakan sebuah kelengkapan standard pada setiap motheboard Gigabyte. Dual BIOS pada motherboard ini sedikit berbeda karena kita dapat mengontrol BIOS yang mana yang akan kita gunakan. Sehingga kita dapat menggunakan dua buah BIOS dengan setting yang berbeda, bukan hanya sebagai BIOS backup jika terjadi kerusakan.
Setelah sedikit mengintip motherboard ini apakah Anda tergoda ingin memilikinya ? Jika iya, Anda harus sedikit bersabar sampai motherboard ini beredar Indonesia. Kapankah itu ? Tunggu kabarnya hanya PC Bo'ongan.
Sumber : GIGABYTE Tech Daily
0 komentar:
Posting Komentar