The Adventures of Tintin: Karya Sempurna dari Steven Spielberg dan Peter Jackson

on Kamis, 17 November 2011
Sebelumnya, mari kita sejenak merunut ke belakang. Berapa banyak film arahan Spielberg yang pernah Anda tonton? Sebutkanlah beberapa yang sangat terkenal, seperti Jaws (1975), E.T (1982), Jurassic Park (1993), dan Saving Private Ryan (1998). Film-film tersebut sukses bertengger di tangga puncak box office berkat keorisinalitasan cerita, efek dan sinematografi yang mengagumkan, dan pemilihan pemeran yang tepat.



Tahun ini, Spielberg kembali memberikan sentuhan “dingin”nya di film yang diadaptasi dari cerita komik klasik asal Belgia karya Herge, The Adventures of Tintin. Ternyata, Spielberg tidak bekerja sendirian. Ia “menggandeng”Peter Jackson (trilogi Lord of the Ring, King Kong, District 9) untuk duduk di kursi produser dan menyerahkan urusan animasi ke Weta Digital, perusahaan digital visual effect milik Jackson. Bagi Anda yang melewatkan masa kecil dengan membaca dan mengoleksi komik ini, bisa sedikit berdebar dengan hasil akhir film ini: apakah akan mengecewakan seperti film-film adaptasi lainnya atau patut diberikan penghargaan tertinggi?


The Adventures of Tintin versi layar lebar diadaptasi dari tiga kisah petualangan Tintin, yaitu The Crab with the Golden Claws, The Secret of the Unicorn, dan Red Rackham ‘s Treasure. Di film ini, Tintin dan anjingnya, Snowy, berpetualang mencari rahasia di balik tiruan-tiruan kapal Unicorn, kapal legendaris yang dikepalai Kapten Sir Francis Haddock. Tintin pun harus berlomba dengan waktu untuk menyingkap rahasia tersebut bersama Kapten Haddock, keturunan dari pemilik kapal Unicorn, dan mencegah rahasia tersebut jatuh ke tangan Ivan Ivanovitch Sakharine, keturunan Red Rackham yang merupakan musuh bebuyutan Sir Francis.



Animasi yang Brilian!

Respon pertama saat menyaksikan film ini adalah “animasinya mengagumkan!”. Yep, film ini dibuat menggunakan teknik performance capture 3D, memungkinkan penonton menyaksikan film animasi dengan tingkat keakuratan nyaris sama dengan film live action! Menggunakan teknik yang biasa digunakan untuk pembuatan video games, tiap karakter di film ini bergerak dengan sangat mulus dan detail. Belum lagi penggambaran setting di tiap adegan yang begitu memesona, mengagumkan, menakjubkan! Saya bisa bilang bahwa Spielberg berhasil menggambarkan Tintin dengan cara yang sangat berbeda: penuh dengan teknik dan teknologi canggih namun tidak meninggalkan ciri khas Tintin yang mengambil setting antara tahun 1920-1970-an.


Tampaknya, Spielberg dan Jackson melakukan proyek ini dengan sangat hati-hati dan berusaha untuk tidak merusak image Tintin di mata penggemarnya. Tiap karakter di film ini digambarkan dengan identik, baik secara penampakan maupun perilakunya. Tidak seperti yang dilakukan Shyamalan di film The Last Airbender, Spielberg tidak mengubah apa pun, kecuali keputusannya untuk menggabungkan tiga kisah petualangan Tintin ke dalam satu film. Apakah ini wujud ketidakmampuan Spielberg dan Jackson mengembangkan imajinasi mereka dan menciptakan sebuah tontonan yang epik dan mutakhir? Menurut saya, itu justru wujud kecintaan mereka terhadap karya ini dan bentuk apresiasi tinggi terhadap sang empunya karya, Herge.


Untuk menyaksikan film ini, Anda tidak memerlukan kacamata 3D karena semuanya akan terlihat begitu nyata. Perhatikan setiap detail yang ada, Anda pun akan terkagum-kagum dengan karya fantastis ini. Satu hal lagi, Spielberg juga tidak lupa untuk mempertahankan ciri khas dari setiap tokohnya (khususnya gaya berbicara Kapten Haddock) yang dijamin membuat kerinduan para pencinta Petualangan Tintin terobati. Bersiaplah karena Spielberg dan Jackson berencana akan membuat dua sekuel dari film ini!
Walaupun ini adalah film animasi dan bukunya sendiri menjadi bacaan anak-anak di seluruh dunia,IMDB tetap merasa harus memberikan rate PG kepada film ini untuk beberapa adegan kekerasan, mabuk-mabuk, dan kemunculan rokok yang berulang. Jadi, temani anak-anak Anda saat menyaksikan film ini. Sisanya, tidak ada yang perlu dikeluhkan! Semuanya terasa sempurna! Mencari tontonan bermutu untuk akhir pekan ini? Silakan tonton film ini di bioskop kesayangan Anda!
Tanggal rilis:10 November 2011
Genre:Animasi, adventure
Durasi:107 menit
Sutradara:Steven Spielberg
Pemain:Jamie Bell, Andy Serkis, Daniel Craig, Simon Pegg, Nick Frost
Studio:Columbia Pictures & Paramount Pictures

0 komentar:

Posting Komentar