Para peniliti telah menemukan sistem komputer yang digunakan untuk menjalankan mobil dan menemukan cara-cara baru untuk meng-hack kendaraan. Hasilnya sangat menakutkan.
Para peneliti pengamanan mengatakan bahwa dengan menghubungkan sebuah hardware tertentu ke port komputer diagnostik standar termasuk model mobil terbaru, mereka mampu melakukan beberapa hal-hal berbahaya, seperti mematikan rem, mengubah tampilan speedometer, peledakan udara panas atau menjalankan musik di radio, dan mengunci penumpang di dalam mobil.
Dalam sebuah demonstrasi, para peneliti menyusup ke sistem pengereman elektronik dan menonaktifkan rem agar tidak dapat digunakan oleh pengendara. Tidak peduli seberapa keras pengendara menekan rem, mobil tetap melaju. Dalam tes lain, mereka mampu mematikan mesin, memalsukan pembacaan speedometer, dan secara otomatis mengunci sistem rem mobil. Sebuah tindakan yang dapat mengacaukan perjalanan mobil pada kecepatan tinggi. Mereka mengujinya dengan menyambungkan laptop ke dalam sistem diagnostik mobil, dan kemudian mengendalaikan secara nirkabel.
Maksud dari penilitian ini adalah untuk tidak menakut-nakuti para pengemudi, yang sebelumnya telah dibuat takut oleh cerita-cerita dari perangkat lunak rusak, rem yang tidak berfungsi, dan recall besar-besaran pabrikan otomotif. Tujuan penelitian untuk memperingatkan industri mobil agar selalu monomorsatukan keselamatan, seiring mereka mengembangkan sistem komputer otomotif yang lebih canggih.
Stefan Savage, profesor dari University of California dan Tadayoshi Kohno dari Universitas Washington, menggambarkan resiko di dunia nyata dari berbagai serangan hacker kepada sebuah kendaraan sangat rendah. Seorang hacker harus memiliki kemampuan pemrograman yang canggih dan juga dapat secara fisik mengoneksikan beberapa jenis komputer di mobil korban untuk mendapatkan akses ke sistem. Untuk menjebol sistem mobil, para peniliti ini perlu belajar tentang Controller Area Network (CAN). Mereka mengembangkan sebuah program bernama CarShark yang mampu menganalisis lalu lintas CAN, kemudian hasilnya dikirimkan melalui jaringan onboard.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar