Apakah Anda masih setia dengan akun Facebook Anda? Atau sudah
beralih ke Google+? Sejak kemunculannya Juli lalu, Google+ memang berhasil
membuat seluruh dunia tercengang dengan perkembangannya yang sangat pesat,
melebihi perkembangan Facebook dan Twitter. Sebagai situs yang juga
berkecimpung di bidang media sosial, Google+ pun menawarkan deretan fitur
menarik, beberapa di antaranya yang paling penting adalah jaminan keamanan
terhadap data-data pribadi pengguna yang dibagi di akun pribadi mereka.
Berdasarkan data bulan Mei 2011, unique visitor Google+ memimpin dengan jumlah 1 milyar, sedangkan Facebook hanya sebanyak 160 juta pengunjung. Apakah yang membuat orang “melirik” Google+? Sejauh mana kedua situs ini bersaing?
Kedua
situs ini tidak hanya menjadi media sosialisasi penggunanya di dunia maya,
namun juga sebagai media yang menyediakan fitur lengkap lainnya, seperti games,
messaging, chat, video calling, penyimpanan foto, video, dan event. Dengan
banyaknya area yang sama-sama dijangkau, Facebook dan Google+ harus menonjolkan
kelebihan lainnya untuk dapat menjadi yang terdepan.
Beberapa di antaranya
adalah di segi privasi dan keamanan. Google+ dan Facebook sama-sama
memberikan keamanan dalam hal remote logout,
pencantuman nomor ponsel, dua faktor otentifikasi, peringatan terhadap
aktivitas yang mencurigakan, dan menawarkan tips dalam menciptakan password.
Perbedaan di antara keduanya terlihat dari jangka waktu penyimpanan data:
Facebook akan menyimpan data Anda selamanya, sedangkan Google+ memiliki batasan
waktu hingga 18 bulan. Facebook akan memberikan pilihan untuk menampilkan
https:// penggunanya, sedangkan Google+ mencantumkannya secara default.
Dalam
hal privasi, keduanya bersaing ketat dalam beberapa segi. Facebook
memperbolehkan penggunanya untuk menggunakan nama samaran dan membatasi orang
tertentu untuk melihat post. Sayangnya, Facebook terlalu membuka pintu
lebar-lebar kepada situs lainnya untuk berbagi info di Facebook (membuat
pengguna tetap dapat terdeteksi keberadaannya walau sudah log out dari akun
Facebook mereka). Facebook juga memberikan fitur penyederhanaan kontak yang
sayangnya agak rumit untuk diaplikasikan. Selain itu, Facebook dapat
menampilkan konten yang ada di akun Anda hanya dari kata kunci.
Google+
hadir dengan pengaturan privasi yang lebih baik, dengan tidak melacak pengguna
saat membuka situs, tidak memperbolehkan penggunaan nama samaran, dan
memungkinkan penyederhanaan kontak. Dilihat dari aspek-aspek tersebut, Google+
menang tipis dari Facebook bidang privasi dan sekuritas.
Bagaimana
menurut Anda? Manakah di antara kedua situs jejaring sosial tersebut yang
paling memberikan keamanan terhadap data pribadi Anda?
0 komentar:
Posting Komentar