IT History : Mouse (Tetikus) - Part 2

on Sabtu, 10 Desember 2011

Sesuai dengan janji saya sebelumnya di Part 1, saya akan melanjutkan tulisan tentang sejarah Mouse yang sehari-hari kita gunakan. Enjoy 

Konektivitas

Untuk memungkinkan transfer input yang dihasilkan oleh mouse, biasanya digunakan kabel dengan karakteristik kabel kecil dan konektor standar, seperti RS-232, PS/2, ADB, dan USB.

RS-232


PS/2


ADB


USB


          Namun, jenis mouse cordless (wireless) biasanya mentrasmit data dengan menggunakan radiasi inframerah (IrDA) atau radio frekuensi (termasuk Bluetooth). Meskipun jalur koneksi tetap seperti koneksi yang disebutkan sebelumnya (USB, PS/2, dan lain-lain).

          Walau sekarang interface elektrikal dan format data yang ditransmit distandarisasi sesuai standar USB, tetapi pada masa lampau berbagai macam standar koneksi digunakan oleh perusahaan yang berbeda.



Operasional

Biasanya mouse mengontrol pergerakan kursor dalam bentuk grafis dua dimensi (GUI) di mana dengan hover (menghentikan gerakan kursor di atas area tertentu dengan dilengkapi objek GUI tertentu, misalnya icon) dan mengeklik guna memilih file, aplikasi, atau aksi dari list yang disediakan (context list).

          Namun, selain itu, pengguna dapat mengoprasikan mouse berdasarkan gesture pergerakan, di mana gerakan khusus terhadap mouse dapat mengaktifkan fungsi tertentu dalam sistem operasi atau aplikasi. Sebagai contoh, dalam aplikasi menggambar, menggerakkan mouse dalam bentuk “x” secara terus-menerus di atas gambar tertentu akan menghapus gambar tersebut.

          Interface secara gestur memang cukup jarang implementasinya dibandingkan dengan point and click. Dan rata-rata kebanyakan orang menganggap solusi gesture agak sulit untuk digunakan. Karena memang gesture memerlukan kendali otot motorik yang lebih akurat dari para pengguna mouse dengan gestur.

          Namun, bentuk gestur yang cukup banyak digunakan juga ada. Salah satunya yang terkenal adalah drag-and-drop di mana pengguna menekan tombol mouse ketika kursor mouse berada di atas objek tertentu (misalnya icon) lalu pengguna menggerakkan kursor mouse ke lokasi yang berbeda tanpa melepaskan penekan tombol yang pertama tadi. Setelah sampai pada posisi baru yang diingankan, barulah tombol mouse dilepaskan. Hal ini akan membuat contoh icon tadi berpindah posisi ke tempat baru yang telah di tentukan.



Multiple-mouse System

Beberapa sistem operasi memungkinkan untuk menggunakan dua atau lebih mouse dalam sekali waktu sebagai input device.

          Pada era 16-bit, komputer rumahan seperti Amiga menggunakan cara ini untuk memungkinkan game komputer dimainkan oleh dua player sekaligus dalam satu komputer yang sama.

          Ide ini juga kadang digunakan dalam software collaborative, misalnya untuk menyimulasi whiteboard di mana multi-user bisa menggambar secara langsung secara bersamaan.



Tombol

Tombol yang digunakan oleh unit mouse adalah sejenis microswitch yang mana dapat ditekan (klik) agar dapat memilih atau berinteraksi dengan elemen yang ditampilkan dalam GUI suatu sistem operasi.

          Satu tipe konfigurasi tombol mouse yang paling banyak dianut pada tingkatan dasarnya adalah jenis mouse tiga tombol yang dilengkapi dengan scroll yang juga berfungsi sebagai tombol ketiga.

          Sejak 2007 atau sekitar akhir kurun waktu 1990-an, pengguna biasanya menggunakan tombol kedua dari mouse sebagai perintah untuk menghadirkan “context menu” dari suatu aplikasi atau sistem operasi tertentu.

          Secara default-nya, tombol mouse utama (tombol satu) diletakkan di posisi paling kiri mouse. Hal ini agar penggunaan oleh mayoritas pengguna tangan kanan akan tepat di posisi jari telunjuk. Namun, bagi pengguna tangan kiri juga dimungkinkan karena selalu ada pilihan me-reverse posisi tombol di setting sistem operasi yang bersangkutan.


Semoga postingan IT History tentang Mouse (Tetikus) ini bisa menambah wawasan pembaca sekalian dalam hal teknologi informasi. Sampai bertemu di IT History berikutnya, have a nice day and have a nice reading my blog.

0 komentar:

Posting Komentar